DUNIA DALAM RENTETAN KATA


Oleh: Nadya Oktaviani


Mengutip kalimat dari sebuah pembatas buku, Sabtu Bersama Bapak bahwa “reading is hot, writing is cool”, membuat pikiran saya terpacu. Serasa ada angin segar yang berhembus untuk memacu semangat setiap yang membacanya. Membaca dan menulis merupakan aktivitas yang sering ditemui bahkan kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Membaca itu mudah begitupun menulis, mudah. Semua orang bisa saja kapanpun dan dimanapun melakukan dua kegiatan ini. Hal yang membedakan orang yang satu dengan yang lainnya adalah frekuensi dan hasil tulisan yang dihasilkan. tidak perlu berkecil hati jika merasa tulisan yang dihasilkan bukan sesuatu hal yang luar biasa menurut orang lain. Tetapi, bagaimana setiap tulisan yang dihasilkan menghantarkan penulisnya kepada pembiasaan untuk menuangkan apa yang ada dalam pikirannya.

Pada kesempatan kali ini saya akan bercerita tentang kekuatan menulis. Yak, menulis merupakan kegiatan yang menghasilkan rentetan kata yang berasal dari pemikiran setiap individu. Tulisan yang dihasilkan bisa saja berupa cerita singkat, dongeng, curhatan hati bahkan hasil pekerjaan yang biasa dilakukan oleh penulisnya. Beberapa orang meyakini bahwa dengan menulis setidaknya dapat mengurangi beban pikiran. Ingat, beban pikiran disini tidak melulu berkonotasi negatif. Bisa saja beban pikiran seperti untuk mengingat aktivitas yang akan dilakukan atau bahkan aktivitas yang sudah dilakukan dan sayang untuk dilupakan.

Bagi saya menulis merupakan kegiatan untuk mengekspresikan apa saja yang saya temui dan hadapi. Dengan menulis, berarti berbagi dengan siapapun yang membacanya. Misalnya, saya ingin bercerita mengenai survei Hidrografi. Survei hidrografi sudah cukup familiar diucapkan terutama bagi pelaku teknis. Tapi apakah orang awam akan mengerti apa itu survei hidrografi? Jawabannya, tentu saja tidak semua mengerti. Maka dengan menulis dan menghasilkan tulisan yang baik, bisa menjadi sumber bagi pengetahuan orang lain.

Seperti halnya, seseorang yang pekerjaannya mendatangi pelosok-pelosok nusantara. Jika hasil perjalanannya tidak dituangkan dalam sebuah tulisan maka, keindahan yang didapat selama perjalanan hanya bisa dinikmati oleh pelakunya sendiri. Banyak hal yang dapat diceritakan kembali dari sebuah perjalanan. Bisa saja menuliskan hal yang berkaitan dengan keindahan alam, makanan khas disetiap daerah yang dikunjungi, kehidupan sosialnya, bahkan menceritakan tentang kepolosan anak-anak yang sedang memainkan alat musik tertentu. Oleh karena itu, alangkah baiknya setiap perjalanan berharga yang dilalui, dituangkan dalam bentuk tulisan.

Ada istilah “dunia dalam helaian kertas” atau istilah “genggam lah duniamu”. Hal tersebut merupakan kiasan untuk mengekspresikan bahwa setiap orang bisa menjelajah dunia, lewat apa yang dibacanya. Dan seseorangpun dapat menguasai dunia melalui apa yang ditulisnya. Bahkan seseorang bisa saja menjadi terkenal lewat karya tulisannya meskipun wajahnya jarang muncul di media manapun. Misalnya JK Rowling, yang menuliskan cerita fiksi Harry Potter menjadi sangat terkenal bahkan banyak orang tahu tentang karyanya tersebut. Padahal ide awal dia menulis, ketika dia sedang berada dalam perjalanan menggunakan kereta api dari Manchester ke London. Sekali lagi, mudah bukan?

Ada juga penulis anak negeri yang menghasilkan karya tetralogi Laskar Pelangi, Andrea Hirata. Berdasarkan pengalaman sewaktu dia kecil, diceritakan dengan menambahkan aksen fiksi, menjadi sebuah karya yang dikenal oleh banyak orang. Tidak harus dimulai dengan menulis buku. Menjadi seorang review pada situs web tertentu juga bisa dikatakan menulis. Misalnya memberikan review terhadap produk/jasa yang ditawarkan pada web tersebut. Jika review yang diberikan dinilai cukup menjual, maka penulisnya akan diberikan penghargaan oleh penyelenggara situs web tersebut. Banyak sekali hal yang dapat dilakukan seseorang lewat tulisan.

Menuliskan tentang kejadian kriminal yang ditemui dijalanan, misalnya tindak kriminal pembegalan di Jalan X. Penulisnya berarti telah membantu setiap orang yang mebacanya untuk lebih berhati-hati melewati kawasan tertentu. Satu poin amalan tentunya sudah dikantongi. Belum lagi kalau tulisan yang dihasilkan dilirik oleh media informasi, maka penulisnya akan mendapatkan penghargaan lebih atas apa yang ditulisnya. Banyaaaak lagi yang dapat diekspresikan lewat tulisan. Masih males menulis? Rugi, karena banyak hal yang akan terlewatkan. Dengan menulis, berarti anda membangun dunia anda lewat rentetan kata. Dengan menulis berarti anda berbagi kebaikan lewat informasi yang dituliskan. Selamat berkarya 

Pusat Pemetaan Kelautan dan Lingkungan Pantai


Badan Informasi Geospasial





Komentar

  1. izin share ya admin :)
    buruan gabung bersama kami,aman dan terpercaya
    ayuk... daftar, main dan menangkan
    Line : agen365
    WA : +855 87781483 :)
    Silakan di add ya contaknya dan Bergabung juga ya :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer